BAB 3 : DISTRIBUSI FREKUENSI DAN GRAFIK
Pengertian Distribusi Frekuensi nenurut para ahli:
a. Distribusi Frekuensi adalah penyusunan data dalam kelas-kelas interval. (Kuswanto,2006)
b. Distribusi Frekuensi adalah membuat uraian dari suatu hasil penelitian dan menyajikan hasil penelitian tersebut dalam bentuk yang baik, yakni bentuk stastistik popular yang sederhana sehingga kita dapat lebih mudah mendapat gambaran tentang situasi hasil penelitian. (Djarwanto,1982)
c. Distribusi Frekuensi atau Tabel Frekuensi adalah suatu tabel yang banyaknya kejadian atau frekuensi (cases) didistribusikan ke dalam kelompok-kelompok (kelas-kelas) yang berbeda. (Budiyuwono,1987)
Cara Membuat Tabel Distribusi Frekuensi
Grafik Distribusi Frekuensi
a. Distribusi Frekuensi adalah penyusunan data dalam kelas-kelas interval. (Kuswanto,2006)
b. Distribusi Frekuensi adalah membuat uraian dari suatu hasil penelitian dan menyajikan hasil penelitian tersebut dalam bentuk yang baik, yakni bentuk stastistik popular yang sederhana sehingga kita dapat lebih mudah mendapat gambaran tentang situasi hasil penelitian. (Djarwanto,1982)
c. Distribusi Frekuensi atau Tabel Frekuensi adalah suatu tabel yang banyaknya kejadian atau frekuensi (cases) didistribusikan ke dalam kelompok-kelompok (kelas-kelas) yang berbeda. (Budiyuwono,1987)
Cara Membuat Tabel Distribusi Frekuensi
Contoh:
Penjualan agen tiket PT Garuda per hari dalam jutaan rupiah
|
21.36
|
5.45
|
19.84
|
29.34
|
10.85
|
34.82
|
19.71
|
20.84
|
|
10.37
|
22.50
|
32.50
|
18.40
|
22.49
|
17.50
|
12.25
|
11.50
|
|
33.55
|
19.87
|
20.63
|
6.12
|
12.72
|
24.15
|
36.90
|
23.81
|
|
18.25
|
26.70
|
24.25
|
31.12
|
7.83
|
11.95
|
17.35
|
33.82
|
|
26.43
|
12.73
|
8.89
|
19.50
|
17.84
|
26.42
|
22.50
|
5.57
|
|
24.97
|
37.81
|
27.16
|
23.35
|
25.15
|
34.75
|
13.84
|
23.05
|
|
14.67
|
24.81
|
15.95
|
27.48
|
21.50
|
16.44
|
24.61
|
10.00
|
|
27.49
|
17.75
|
31.84
|
18.75
|
26.80
|
21.75
|
28.40
|
22.46
|
|
24.76
|
15.10
|
23.11
|
30.26
|
16.30
|
18.64
|
9.36
|
17.89
|
|
17.45
|
28.50
|
13.52
|
21.50
|
14.59
|
14.59
|
29.30
|
29.65
|
1.Menentukan
Jumlah Kelas
K
= 1 + 3,3 log n
= 1 + 3,3 Log 80
= 7,28 ---------Ø
7
2. Mencari
Range
Nilai
Terkecil : 5,45
Nilai
Terbesar : 37,82
Range
= Nilai terbesar – Nilai terkecil
= 37,82 – 5,45
= 32,37 ………..Ø
32
3. Menentukan
Panjang Kelas
Panjang
Kelas = Range / Jumlah Kelas
= 32/7
= 4,57 …………….Ø 5
4. Menentukan
Kelas|
Kelas
|
Penjualan
(Dalam Jutaan Rp)
|
|
Kelas I
|
5 –
9,99
|
|
Kelas II
|
10 –
14,99
|
|
Kelas III
|
15 –
19,99
|
|
Kelas IV
|
20 –
24,99
|
|
Kelas V
|
25 –
29,99
|
|
Kelas VI
|
30 –
34,99
|
|
Kelas VII
|
35 –
39,99
|
Grafik Distribusi Frekuensi
Terdapat tiga jenis grafik yang akan kita bahas, yaitu:
Histogram adalah salah satu
cara menyatakan daftar ditribusi frekuensi atau distribusi frekuensi
relatif. Pada histogram, variable ditulis pada sumbu horizontal, dan
frekuensi (ataupun frekuensi relatif) digambarkan sebagai panjang dari
persegi panjang. Lebar persegi panjang adalah lebar dari kelas interval
sehingga antara persegi panjang yang satu dengan yang lain tidak
memiliki jarak.
Contoh pada data tunggal
Tentukan histogram untuk
daftar distribusi frekuensi dan frekuensi relatifnya berdasarkan data
jumlah siswa yang terlambat masuk sekolah selama 30 hari di SMAN Jaya
Selalu
Maka histrogamnya
Contoh pada data berkelompok
Diketahui nilai ujian 40 siswa di SMA Jaya Selalu. Tentukan histogram daftar distribusi frekuensi dan frekuensi relatifnya.
Maka histogramnya
Poligon frekuensi merupakan
salah satu cara untuk menggambarkan distribusi frekuensi. Untuk
memperoleh distribusi frekuensi, kita tempatkan titik di tengah sisi
lebar dari setiap persegi panjang. Kemudian, titik-titik tersebut
dihubungkan sehingga kita memperoleh grafik garis yang kita sebut dengan
poligon frekuensi
Contoh pada data tunggal
Tentukan poligon frekuensi dari data di bawah ini
Cara membuat poligon frekuensi
sehingga poligon frekuensinya
Contoh pada data berkelompok
Tentukan poligon frekuensi relatif dari data berkelompok berikut
Untuk data berkelompok, kita harus mencari
titik tengah setiap kelas dan tentukan posisinya pada garis horizontal.
Tinggi frekuensi setiap kelas ditentukan pada sumbu vertikal.
Kurva distribusi frekuensi kumulatif disebut ogive. Ogive
dibuat dengan cara menempatkan titik-titik limit kelas bawah pada sumbu
horizontal dan pada sumbu vertikal ditempatkan frekuensi kumulatif.
Kemudian titik-titik tersebut dihubungkan sehingga kita mendapatkan
kurva yang mulus yang terus meningkat.
Contoh
Tentukan ogive dari tabel
daftar distribusi frekuensi berikut dan kemudian tentukan berdasarkan
kurva tersebut jumlah siswa yang nilainya di bawah 70.
Ogivenya
Dari kurva tersebut, dapat ditentukan jumlah siswa yang nilainya di bawah 70 ada 18 orang.
Referensi:
http://belajarstatistika.site11.com/grafikfrekuensi.html
http://bunayhartop.blogspot.com/2012/03/distribusi-frekuensi-pengertian-jenis.html
Komentar
Posting Komentar